Sports betting William Hill_bet365 download_U.S. legal online casinos

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:IndonesiaGaming

DRoulette Chartulu sih yRoulette Chartang lain Roulette Chartmasih pada kecil-kecil via twitter.com

Kamu: oh, maba ya? Aku Putri, Psikologi juga sih angkatan 2015.

Waktu bertemu orang baru yang biasanya lebih tua, kamu sering dijejali dengan pertanyaan yang mencengangkan,

“Mas, kamu itu lho udah hampir dua tujuh tapi kok masih aja suka main layangan!”

Sudah brewajah baby face, kamu juga berdandan selayaknya ABG. Kamu yang cowok mungkin masih suka pakai celana pendek dengan kaos oblong, topi, dan sepatu sneakers. Kamu yang cewek juga bergaya santai dan nggak pernah pakai makeup sama sekali. Diikuti dengan tingkah lakumu yang masih serampangan kayak anak kecil. Jadilah, penampilan kamu sama sekali nggak berubah sama sekali walaupun sudah terbilang berumur. Ini membuat orang tua kamu sering ceramah panjang kali lebar tentang penampilanmu yang masih kayak anak kecil.

Dedek ABG: maba juga? Masa sih? Kok aku nggak pernah lihat kamu? Bohong deh!

Orang baru: oh masih SMA?

Meski sering dibilang nggak dewasa, meski sering dianggap masih remaja, kamu sangat bersyukur dengan wajah imut-imutmu. Wajah yang baby face ini adalah sebuah anugerah bagimu, karena dengan wajah ini kamu berarti awet muda. Kalau di usia dua puluh lima ke atas ini, kamu masih sering disangka anak remaja, itu berarti nanti kamu waktu umur tiga puluhan, kamu akan disangka masih umur dua puluhan.

Kamu: haha… nggak kuliah…

Samu: saya sudah kerja di advertising, Om…

Adik sepupu: hai, mbak apa kabar?

Dedek ABG: Hai, kenalin Rio, Psikologi 2015. Kamu angkatan berapa?

Secara usia kamu sudah sudah bisa dibilang dewasa, lewat dari dua puluh lima tahun. Sudah beberapa tahun berlalu sejak kamu lulus kuliah dan mulai bekerja, teman-temanmu pun banyak yang sudah menikah bahkan punya anak. Tapi,\ secara penampilan kamu sama sekali tak tampak berbeda dari pertama kali masuk kuliah dulu. Apalagi, didukung dengan wajahmu yang bisa dikatakan baby face, alias imut-imut. Enak sih bisa selalu tampak awet muda, tapi ada beberapa hal yang kadang bikin kamu malas karena terus-terusan disangka masih ABG.

Saat ini, tak sedikit acara-acara yang disponsori produk tertentu hanya boleh didatangi oleh mereka yang berusia di atas dua puluh satu tahun. Ketika kamu datang ke acara-acara atau tempat khusus dewasa (21 tahun ke atas), kamu pun sering kali dihentikan petugas dan diminta menunjukkan kartu identitas. Padahal, teman-teman kamu yang lain dan datang bersamaan denganmu bisa masuk begitu saja tanpa menunjukkan identitas. Nasib lah memiliki tampang unyu dan selalu terlihat seperti tujuh belas tahun.

Orang baru: sekarang kuliah di mana, dik?

Stay young!

Adik sepupu: ya iya lah, Mbak! Kan aku sekarang sudah SMA.

Kamu: eh, ini Nita? Buset gede banget!

Momen berkumpul bareng keluarga menjadi momen yang kadang membuat kamu merasa aneh. Iya, aneh karena bertemu adik-adik sepupu yang ternyata sekarang sudah pada gede. Kamu sangat ingat, waktu kamu masih SMA dan mereka masih pada SD. Mereka sering kamu gendong-gendong dan nggak jarang kamu bully saking kecil dan gemesnya kamu sama mereka. Tapi sekarang, kenyataannya telah berubah. Mereka sudah beranjak gede dan tingginya hampir sama atau bahkan lebih tinggi dari kamu. Adik-adik yang dulu sering kamu timang itu, kini tampak seumuran dari kamu.

Yang lebih parah, nggak jarang waktu nongkrong di tempat yang banyak ABG-nya kamu dikira sepantaran dengan mereka. Hasilnya, nggak sedikit dedek-dedek ABG yang sering cari perhatian ke kamu. Bahkan, ada juga dedek-dedek ABG yang pernah naksir dan pdkt ke kamu.

Kamu: bener, kok! Angkatan 2015, S2 nya sih tapi, kalau S1-nya angkatan 2006 dulu.

Karena banyaknya pernyataan yang sering kamu dengar tentang usia dan penampilanmu, kamu pun sering merenung. Kamu sadar, ketika orang tuamu di usiamu saat ini, beliau sudah menikah. Itu tandanya di usiamu saat ini, beliau sudah menanggung beban yang cukup berat. Dari menghidupi keluarga hingga mempersiapkan kelahiranmu. Sementara, kamu saat ini, masih bekerja untuk diri sendiri. Masih bisa bebas bermain-main. Dan yang terpenting, masih menolak tua.

Dedek: eh, maaf, Kak!

Banyak orang yang melakukan banyak usaha dari memakai krim kecantikan sampai operasi plastik agar dapat mempertahankan wajah yang tampak awet muda. Sementara kamu, cukup banyak-banyak tersenyum saja sudah dipikir masih remaja.

*kemudian foto bareng dan kamu tampak lebih kecil dari dia*