647 Nakes Indonesia Wafat Akibat Covi「How to play gambling」d

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:IndonesiaGaming

KOMPAS.com- THow to plHow to play gamblingay How to play gamblinggamblingim Mitigasi IHow to play gamblingkatan DokteHow to play gamblingr Indonesia (IDI) menyebutkan bahwa tingginya kematian tenaga medis dan kesehatan (Nakes) akibat Covid-19 di Indonesia adalah dampak dari mobilitas masyarakat.

Di mana keseluruhan Nakes berasal dari 26 IDI wilayah provindi dan 116 IDI cabang kota/kabupaten.

Baca juga: Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Data ini didapatkan berdasarkan rangkuman oleh Tim Mitigasi IDI dari Perusahaan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesidia (Patelki), dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Baca juga: IDI: 363 Tenaga Medis Meninggal karena Covid-19, Pilkada Picu Peningkatan Penularan

Baca juga: Terbanyak di Asia, 647 Nakes Indonesia Meninggal Akibat Covid-19

Sementara itu, dokter yang wafat tersebut terdiri dari 161 dokter umum (4 guru besar), dan 123 dokter spesialis (12 guru besar), serta 5 residen.

Dikatakan oleh Dr Adib Khumaidi SpOT dari Tim Mitigasi ID bahwa pernyataan tersebut berdasarkan perbandingan statistik testing dan populasi.

Berikut dua saran dari IDI terkait lonjakan kasus Covid-19 dan kematian Nakes (tenaga kesehatan-medis) yang makin bertambah saat ini.

"Meksi angka positif Covid-10 sudah lebih dari satu juta (kasus), namun Indonesia belum memasuki puncak pandemi," kata dia.

Untuk diketahui, Indonesia menjadi negara tertinggi di Asia dan 3 besar di seluruh dunia terkait kematian tenaga medis dan kesehatan yang telah mencapai total keseluruhan 647 orang.

Adapun dari total 647 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19 ini terdiri dari 289 dokter (16 guru besar), 27 dokter gigi (3 guru besar), 221 perawat, 84 bidan, 11 apoteker, 15 tenaga laboratorium medik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Situasi penularan Covid saat ini sudah tidak terkendali, terutama karena aktifitas mobilitas masyarakat semakin meningkat," kata Dr Adib Khumaidi SpOT dari Tim Mitigasi ID dalam keterangan resminya, Rabu (27/1/2021).

Data tersebut diumumkan oleh Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), berdasarkan himpunan data sejak awal pandemi Covid-19 menjajah Indonesia yaitu 2 Maret 2020 hingga 27 Januari 2021.