Betting odds_Baccarat Probability Play_Lottery website platform_Baccarat try to play_Bodog Sports Account Website

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:IndonesiaGaming

LeSportsbih lSporSportstsSportsanjut Audi Marissa mengingatkan orang tua untuk tetap peduli akan kesehatan, terutama anak-anaknya yang perlu pemahaman lebih menghadapi pandemi. Ia menekankan untuk jangan melibatkan anak dalam sebuah kerumunan.

Nah semoga, cerita yang dibagikan Audi Marissa ini bisa menjadi pengingat untuk siapapun bahwa virus corona nyata dan masih ada di sekitar kita. Jaga diri, orang terkasih dan terapkan protokol kesehatan di mana pun kita berada. Semangat!

Pandemi Covid-19 di Tanah Air belum juga mereda, bahkan kasus per harinya kian meningkat belakangan ini. Terhitung dalam 4 minggu terakhir, terjadi peningkatan 92 persen yang menyebabkan Sportsfasilitas isolasi untuk masyarakat semakin berkurang.

“Dan satu lagi please, jangan bawa anak nongkrong-nongkrong ketemu banyak orang. Mau di rumah teman ortunya kek, dibawa ke kantor kek, dibawa kemana pun gitu, jangan dong,” lanjut perempuan berusia 26 tahun itu.

“Emang bukan anakku yang kalian bawa, tapi jaga anak kalian. Aku tahu gimana rasanya anak diinfus, dirawat di RS….. sedih,” tutupnya.

Di tengah masifnya penyebaran virus corona, aktris Audi Marissa merasa geram saat melihat orang tua yang berani membawa anak-anak ke tempat ramai, salah satunya mal. Menurutnya hal tersebut sejalan dengan tingkat kematian anak akibat Covid-19 yang tinggi di Indonesia. Lantas ibu satu orang anak ini pun menyuarakan kegelisahannya.

Tanggapan Audi Marissa soal Covid-19 | Credit: Instagram @audimarissa

“Sebenarnya aku gak habis pikir sama orang tua yang bawa anak-anaknya even BAYI-nya ke Mall, cafe, cuma buat keinginan orang tuanya. Ga mikirin anaknya banget,” tulis Audi dalam unggahan di Instagram Story, Selasa (22/6).

Audi lantas menjelaskan di kondisi seperti sekarang, wajar jika bosan tetapi bukan berarti mengabaikan kesehatan anak dan menjadi orang tua yang egois. Dirinya pun menegaskan bahwa tak akan mengajak anaknya pergi ke kerumunan, meskipun hanya sekadar pergi di sekitar rumah.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tingkat kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia tertinggi di dunia. Data nasional menunjukkan konfirmasi yang terinfeksi pada usia 0-18 tahun mencapai 12,5 persen. Dari sanalah, bintang sinetron “Diam-Diam Suka” ini menuangkan keresahan soal fenomena yang masih diabaikan sebagian masyarakat.

“Aku gabakal ajak anakku jalan kemanapun kalau kondisinya masih kayak gini. Ke jalan komplek aja aku gamau. Mentok-mentok keliling rooftop doang saking gamau ambil risiko. Aku bosan? iya banget, tapi bakal nyesel kalau anak sampai kenapa-kenapa,” pungkasnya.

Tahu sedih dan kecewanya orang tua saat melihat anaknya sakit, hal itulah yang membuat Audi termotivasi untuk menanggapi maraknya kejadian seperti itu di tengah pandemi Covid-19.