Jonathan Frizzy Masih Buka Pintu Damai dengan Dhena Deva「The strongest baccarat play」nka

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:IndonesiaGaming

The strongest baccarat playSidThe strongest baccarat playthe strongest bThe strongest baccarat playaccarat playang The strongest baccarat playperceraian itu akan digelar besok Kamis (16/9/2021) di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

"Kita justru sebenarnya seperti yang kita sampaikan di awal, ini hanya bentuk klarifikasi, kita masih membuka pintu jalan damai sebenarnya. Kita hormati aja (prosesnya)," kata Yohan Kristanto, kuasa hukum Ijonk, saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Datang ke sini buat klarifikasi aja, doain, doain aja semua berjalan lancar, doain aja semua baik-baik aja," ucap Ijonk.

Selain saling lapor atas kasus dugaan tindak KDRT, Ijonk dan Dhena juga akan menjalani sidang perdana perceraian mereka.

Ijonk menjalani pemeriksaan selama satu setengah jam sekaligus memenuhi bukti-bukti atas laporannya.

Pintu perdamaian sebenarnya masih terbuka jika Dhena Devanka mencabut laporannya dan menyelesaikan permasalahan di rumah tangga ini secara kekeluargaan.

Baca juga: Rumah Tangga Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka yang Berujung Saling Lapor hingga Gugat Cerai

Seperti diberitakan sebelumnya, pria yang akrab disapa Ijonk ini saling lapor dengan Dhena atas dugaan tindak Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT).

Baca juga: Jonathan Frizzy Kembali Diperiksa Polisi soal Laporan Dugaan KDRT

Baca juga: Jonathan Frizzy: Bagaimanapun Juga, Dhena Devanka adalah Ibu dari Anak-anak Saya

Baca juga: Lusa, Jonathan Frizzy Kembali Diperiksa Polisi Berkait Laporan Dugaan KDRT

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah kisruh rumah tangganya, aktor peran Jonathan Frizzy mengaku masih membuka pintu damai untuk istrinya, Dhena Devanka.

Jonathan Frizzy sendiri baru saja menjalani pemeriksaan atas laporannya untuk kasus dugaan tindak KDRT.

"Kita sebenarnya ikutin pihak sana, mau proses hukum ya kita ikuti proses hukumnya. Kita juga melakukan suatu tindakan hukum. Kalau mau berdamai, kita hayuk," kata Yohan Kristanto.